TUGAS KIMIA


PESERTA KULIAH  KIMIA (Mhs Peternakan)
TUGAS MEMBUAT RANGKUMAN MATERI KULIAH
DIKUMPULKAN  sebagai bagian dari UAS

1.      FORMAT TULISAN:

Tulisan dengan tipe  Times  New Roman , font zise 12,  spasi 1,5.  kertas 70 g
Daftar pustaka (1 spasi)
Margin kiri 3, atas 3, bawah 3, kanan 3
Penulisan mengikuti format penulisan sebagai berikut:

COVER
Cover memuat judul, nama dan nim mhs, logo unitri, program studi, fakultas, universitas, tahun.  Judul maksimal tersusun atas 13 kata, tidak ada singkatan.


BAB I. PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya mempelajari Kimia bagi mahasiswa PS Peternakan.
1.2.Tujuan
Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan.
Jumlah halaman Pendahuluan dibatasi maksimal 3 halaman

BAB II. RANGKUMAN KIMIA
Uraian dapat meliputi :
-       UNSUR DAN SISTEM PERIODIK
-       LARUTAN ASAM, BASA, BUFFER
-       SENYAWA HIDROKARBON
-       ZAT MAKANAN (Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Mineral, Air)
-       KIMIA LINGKUNGAN
Jumlah halaman menyesuaikan

BAB III. PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka, gunakan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang, tahun, judul tulisan/buku, dan  nama jurnal atau kota & penerbit.
Sumber pustaka diutamakan dari jurnal (minimal 4 jurnal)
Tahun pustaka diutamakan tahun 2000-2012

Print out Artikel  dikumpulkan pada saat UAS (sesuai jadwal UAS langsung ke ruang ujian, untuk tanda tangan absen).
Soft copy dalam bentuk PDF/doc/docx dikirim ke  Email : marhaeniyanto@yahoo.co.id 
Perlu diperhatikan hindari kesalahan pengetikan,  pustaka yang relevan.
Nama File: Mahasiswa_Kimia

(contoh : MARIA DEWI_Kimia)

TUGAS Manajemen Lingkungan Ternak dan TLT


PESERTA KULIAH
Manajemen Lingkungan Ternak dan TLT (Kelas B)
TUGAS MEMBUAT ARTIKEL
DIKUMPULKAN  sebagai bagian dari UAS

Membuat artikel perorangan berkaitan dengan Ilmu Tingkah Laku Ternak
Pilih salah satu komoditi ternak : ayam/itik/kambing/domba/sapi/kerbau/babi/kuda
Tiap mahasiswa harus membuat artikel secara mandiri. Apabila terjadi plagiasi/copy file dgn mahasiswa pada kelas yang sama maka dikenakan sanksi nilai maksimal 50.

1.      FORMAT TULISAN:

Tulisan MS word tipe  Times  New Roman , font zise 12,  spasi 1,5.  kertas 70 g
Daftar pustaka (1 spasi)
Margin kiri 3, atas 3, bawah 3, kanan 3
Penulisan mengikuti format penulisan sebagai berikut:

COVER
Cover memuat judul, nama dan nim mhs, logo unitri, program studi, fakultas, universitas, tahun.  Judul maksimal tersusun atas 13 kata, tidak ada singkatan.


BAB I. PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya mempelajari Tingkah Laku Ternak dihubungkan dengan upaya peningkatan produksi ternak.
1.2.Tujuan
Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan.
Jumlah halaman Pendahuluan dibatasi maksimal 3 halaman

BAB II. TINGKAH LAKU TERNAK …
Uraikan yang berkenaan Aspek Tingkah Laku Ternak :
Ingestif
Shelter seeking
Investigatory
Alelomimetik
Agonistik
Eliminatif
Care giving – care soliciting
Seksual
Bermain
Home range
Teritorial
Daerah Pribadi
Flight Distance
Tingkah Laku Sosial
Jumlah halaman menyesuaikan, lebih menarik disertakan foto tingkah laku ternak

BAB III. PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka, gunakan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang, tahun, judul tulisan/buku, dan  nama jurnal atau kota & penerbit.
Sumber pustaka diutamakan dari jurnal
Tahun pustaka diutamakan tahun 2000-2014

Nilai 50% dari nilai UAS.

Print out Artikel  dikumpulkan pada saat UAS (sesuai jadwal UAS langsung ke ruang ujian).
Soft copy dalam bentuk PDF dikirim ke  Email : marhaeniyanto@yahoo.co.id 
Perlu diperhatikan hindari kesalahan pengetikan,  pustaka yang relevan.
Nama File: Mahasiswa-Topik-docx  

(contoh : MARIA DEWI-TLT Ayam Kampung.)




Alternatif 1. Penyelesaian UAS

TUGAS MENYUSUN ARTIKEL
Membuat artikel perorangan berkaitan dengan Modifikasi Lingkungan Ternak untuk meningkatkan produksi ternak.
Pilih salah satu komoditi ternak : ayam/itik/kambing/domba/sapi/kerbau/babi
Tiap mahasiswa harus membuat artikel secara mandiri. Apabila terjadi plagiasi/copy file dgn mahasiswa pada kelas yang sama maka dikenakan sanksi nilai maksimal 50.

FORMAT TULISAN:
Tulisan MS word tipe  Times  New Roman , font zise 12,  spasi 1,5.  kertas 70 g
Daftar pustaka (1 spasi)
Margin kiri 3, atas 3, bawah 3, kanan 3
Penulisan mengikuti format penulisan sebagai berikut:

COVER
Cover memuat judul, nama dan nim mhs, logo unitri, program studi, fakultas, universitas, tahun.  Judul maksimal tersusun atas 13 kata, tidak ada singkatan.

BAB I. PENDAHULUAN
1.1.  Latar Belakang
Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya mempelajari Modifikasi Lingkungan Ternak dihubungkan dengan upaya peningkatan produksi ternak.
1.2.  Tujuan
Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan.
Jumlah halaman Pendahuluan dibatasi maksimal 3 halaman

BAB II. MODIFIKASI LINGKUNGAN TERNAK.
Uraikan yang berkenaan Modifikasi Lingkungan Ternak untuk meningkatkan produksi dilihat dari beberapa aspek:
       Pengaruh Lingkungan (ketinggian tempat; kelembaban lingkungan; temperatur udara; arah dan kecepatan angin; kebisingan)
       Kondisi kandang (Kondisi ventilasi; Arah kandang; tinggi dan luas kandang; Bahan atap dan dinding kandang; Kondisi pencahayaan (sumber ternak mendapatkan cahaya, intensitas cahaya); Drainase kandang )
       Intensitas lalu lintas (ternak, manusia,kendaraan)   
       Keberadaan insekta, rodensia dan hewan lain yang dapat menjadi transmitter penyakit
  Kondisi sanitasi kandang dan lingkungannya serta tata laksana pemeliharaannya termasuk jenis pakan dan cara pemberiannya
Jumlah halaman menyesuaikan, lebih menarik disertakan foto berkenaan dengan lingkungan ternak

BAB III. PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka, gunakan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang, tahun, judul tulisan/buku, dan  nama jurnal atau kota & penerbit.
Sumber pustaka diutamakan dari jurnal
Tahun pustaka diutamakan tahun 2000-2014

Nilai 50% dari nilai UAS.

Print out Artikel  dikumpulkan pada saat UAS (sesuai jadwal UAS langsung ke ruang ujian).
Soft copy dalam bentuk PDF dikirim ke  Email : marhaeniyanto@yahoo.co.id 
Perlu diperhatikan hindari kesalahan pengetikan,  pustaka yang relevan.
Nama File: Mahasiswa-Topik-docx  

(contoh : MARIA DEWI-Lingkungan Ternak Itik.)

TUGAS Manajemen Ladang Pakan Ternak


PESERTA KULIAH
Manajemen Ladang Pakan Ternak
TUGAS 1. MEMBUAT ARTIKEL
DIKUMPULKAN  sebagai bagian dari UAS

1.      FORMAT TULISAN:

Tulisan dengan tipe  Times  New Roman , font zise 12,  spasi 1,5.  kertas 70 g
Daftar pustaka (1 spasi)
Margin kiri 3, atas 3, bawah 3, kanan 3
Penulisan mengikuti format penulisan sebagai berikut:

COVER
Cover memuat judul, nama dan nim mhs, logo unitri, program studi, fakultas, universitas, tahun.  Judul maksimal tersusun atas 13 kata, tidak ada singkatan.


BAB I. PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan kegiatan budidaya hijauan makanan ternak.
1.2.Tujuan
Berikan pernyataan singkat mengenai tujuan.
Jumlah halaman Pendahuluan dibatasi maksimal 3 halaman

BAB II. BUDIDAYA HIJAUAN MAKANAN TERNAK
Uraikan budidaya masing masing jenis tanaman. Uraian dapat meliputi :
-       Nama dan klasifikasi masing-masing tanaman
-       Teknik Budidaya dari masing-masing tanaman
-       Sekilas tentang profil tanaman
-       Kandungan nutrisi berdasarkan literature
-       Pemanfaatan masing-masing tanaman untuk pakan ternak (studi literature)
Jumlah halaman menyesuaikan

BAB III. PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA
Daftar Pustaka, gunakan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang, tahun, judul tulisan/buku, dan  nama jurnal atau kota & penerbit.
Sumber pustaka diutamakan dari jurnal (minimal 4 jurnal)
Tahun pustaka diutamakan tahun 2000-2012

Nilai 40% dari nilai UAS.

TUGAS KE 2.
Menyusun artikel dengan format sama seperti tugas 1. Dengan fokus merangkum materi kuliah
BAB II. RANGKUMAN MATERI KULIAH
Sub Bab Menyesuaikan


Nilai 60% dari nilai UAS.

Print out Artikel  dikumpulkan pada saat UAS (sesuai jadwal UAS langsung ke ruang ujian).
Soft copy dalam bentuk PDF/doc/docx  dikirim ke  Email : marhaeniyanto@yahoo.co.id 
Perlu diperhatikan hindari kesalahan pengetikan,  pustaka yang relevan.
Nama File: Mahasiswa-Topik
(contoh : MARIA  SAPUTRI-Tanaman pohon.)

PENGUMUMAN NILAI





Semester Genap 2013/2014

Nilai Dasar Fisiologi Ternak

Nilai Nutrisi Ternak Dasar


Disertasi EMH


Marhaeniyanto, E. 2014. Strategi Suplementasi Daun Tanaman Untuk Memacu Produktivitas Ternak Domba. Disertasi. Program Doktor Ilmu Ternak Minat Nutrisi dan Makanan Ternak. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Malang.

SEBUAH RENUNGAN DARI SANG GURU BESAR


BUDAYA MENGHUKUM DAN MENGHAKIMI PARA PENDIDIK DI INDONESIA

Ditulis oleh: Prof. Rhenald Kasali (Guru Besar FE UI)

LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.
...Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali, sampai dia menyerah.
Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberinilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri.
Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?”
“Dari Indonesia,” jawab saya.
Dia pun tersenyum.
BUDAYA MENGHUKUM
Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat.
“Saya mengerti,” jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. “Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anak anaknya dididik di sini,” lanjutnya. “Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement! ” Dia pun melanjutkan argumentasinya.
“Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbeda-beda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat,” ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.
Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.
Saya teringat betapa mudahnya saya menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai “A”, dari program master hingga doktor.
Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam. Saat ujian program doktor saya pun dapat melewatinya dengan mudah.
Pertanyaan mereka memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. Namun suasana ujian dibuat sangat bersahabat. Seorang penguji bertanya dan penguji yang lain tidak ikut menekan, melainkan ikut membantu memberikan jalan begitu mereka tahu jawabannya. Mereka menunjukkan grafik-grafik yang saya buat dan menerangkan seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti.
Ujian penuh puja-puji, menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan kekurangan penuh keterbukaan.
Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para pengajar bukan saling menolong, malah ikut “menelan” mahasiswanya yang duduk di bangku ujian.
***
Etika seseorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan, penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakan-akan kebaikan itu ada udang di balik batunya. Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak manusiawi.
Mereka bukan melakukan encouragement, melainkan discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul. Orang yang tertekan ternyata belakangan saya temukan juga menguji dengan cara menekan. Ada semacam balas dendam dan kecurigaan.
Saya ingat betul bagaimana guru-guru di Amerika memajukan anak didiknya. Saya berpikir pantaslah anak-anak di sana mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan karakternya sangat kuat: karakter yang membangun, bukan merusak.
Kembali ke pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. “Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang sudah jauh di depan,” ujarnya dengan penuh kesungguhan.
Saya juga teringat dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal.
Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras, seperti berikut. “Sarah telah memulainya dengan berat, dia mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang berarti.”
Malam itu saya mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa salah telah memberi penilaian yang tidak objektif.
Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent (sempurna), tetapi saya mengatakan “gurunya salah”. Kini saya melihatnya dengan kacamata yang berbeda.
MELAHIRKAN KEHEBATAN
Bisakah kita mencetak orang-orang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus yang dilontarkan dengan keras oleh guru, sundutan rokok, dan seterusnya.
Kita dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas…; Kalau,…; Nanti,…; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah.
Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya, dapat tumbuh.
Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat tumbuh, sebaliknya dapat menurun. Seperti yang sering saya katakan, ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh.
Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh.
Mari kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi ancaman yang menakut-nakuti.
Copas dari Copasan

SOAL PENGAYAAN UAS DASAR STATISTIKA


Peserta Mata Kuliah Dasar Statistika

Materi Pengayaan untuk  Ujian Akhir  Semester Ganjil 2014/2015 meliputi Analisis Statistik Diskriptif, Uji Z dan Uji t  dan Regresi linier sederhana dengan menggunakan analisis data dihitung manual dan dibuktikan dengan hasil program EXEL
Soal pengayaan UAS  dapat diunduh di sini
Jawaban harus dikumpulkan SESUAI JADWAL UAS.

Demikian, mohon diperhatikan.
Dosen Pengampu
EMH